Jika Chairil Anwar hidup pada zaman ini

akan kuajak ia berdiskusi bersama tajamnya suara negeri

Menyanyi sebait lagu dalam memori

Bercerita pesona dan penat tanah ibu pertiwi

 

Kau teguk secangkir kopi hitam

menertawakan kelut kesah rumput yang kau injak

melihat kembali bulan yang sedikit tak nampak

terbaring bersinar di bawah meja

 

Kau bertanya: Mana bunyi kebebasan ?

Bukankah itu yang kau harapkan ?

Mana sang pagar bangsa ?

Apakah ia masih sibuk berlindung dari media massa ?

 

Disekian banyak pertanyaanmu itu,Aku bertanya satu:

Apakah kau akan meminta persetujuan dengan Pak Jokowi ?

Sebagaimana kau meminta persetujuan yang sama dengan Bung Karno.

Bertolak atau berlabuh, entahlah aku tak tahu.

Advertisements

2 thoughts on “Diskusi dengan Chairil Anwar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s