Waktu

Di balik meja makan ini ada pesan yang tak sempat kau ucapkan

kepada langit, laut, udara, dan puisi yang sempat kau dengungkan.

kau bergumam seolah ini yang terakhir

padahal masih ada ribuan hari yang sanggup kau lewati kepada bulan.

 

Mereka mengiringi apa yang tak isi, mendengarkan apa

yang tak patut mereka dengar

Bicara tentang hitam sangat mudah, tetapi membayangkannya

bagai bunga yang ingin dipetik di cagar alam

kini jiwa mereka mati dalam tanda tanya besar yang tak sempat ditanyakan

bukan karena tak mau, tapi jiwa mereka dungu

Sudahlah mungkin bukan hari ini.

 

Mereka berjanji akan menyentuh tempat yang sama

Tanpa disadari esok telah berganti

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s