Secangkir kopiku dan sesendok kenangan yang tak sempat dicampur.

Meneguknya perlahan, karena takut akan kehilangan.

Lampu-lampu jalan menatap bisu malam ini.

sesampainya kau pergi, aku tak pernah sekalipun berdiri.

 

Kopi ini.

Sepahit itu.

Aku menikmati hingga larut rindu.

 

-Dho-

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s