Akhirnya Mereka Bertemu

Akhirnya mereka bertemu,

Dalam diam yang tak terarah. Dalam kebohongan yang diucapkan, agar timbul percakapan.

Dia jauh lebih pintar darimu. Sebelum kau sadar, dia telah merancang susunan penelitian tentang dirimu.

Kau hanya baru tahu satu, sedangkan dia seratus.

Entah apa yang dibawanya, jalan begitu terbuka sampai kau tahu arah dan tujuannya.

Ini bagaikan panggung yang sering kau mainkan. Kau tak perlu tahu, cukup dia yang tahu.

 

Advertisements

One thought on “Akhirnya Mereka Bertemu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s