Reuni Pagi Hari

Aneh, aku tak pernah bangun sepagi ini

langit masih saja menari

sambil membaca puisi dalam kesenyapan

seolah menghapus alunan musik disko semalam

 

Alangkah beruntungnya diriku

mampu menatapmu sejak pagi

sambil bercerita ironi di atas bumi

kau mantap dengan poni kecilmu

aku siap dengan potongan rambut baru

 

Riuh sekitar tak lagi kurasakan

tatapan itu hangat

mengalahkan dua minuman di atas meja

Tak ada yang menggangu

hanya ada kepingan diatas romantika

 

Sampai kita saling tahu

bahwa akan ada satu adegan

yang datang bergandengan

 

Aku terus mengingat

kau mantap dengan poni kecilmu

aku siap dengan potongan rambut baru

ke mana pun,  Aku akan terus mengingatnya

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s